“Just be happy, and if you can’t be happy, do things that make you happy. Or do nothing with the people that make you happy” – Esther Earl
Penulis: Esther Earl bersama Lori & Wayne Earl
Penerjemah: Nur Cholis
Penyunting: Jason Abdul
Penyelaras aksara: Lian Kagura, Putri Rosdiana
Penata Aksara: Nurhasanah Ridwan
Perancang sampul: Fahmi Ilmansyah
Penerbit: Noura Books
Cetakan: I, April 2015
Jumlah hal.: 352 halaman
ISBN: 978-602-0989-15-0
(Best Memoir & Autobiography Goodreads Choice Award 2014)
Esther menginspirasi The Fault in Our Stars. Dia membantuku membayangkan remaja memiliki lebih banyak empati daripada dugaanku sebelumnya. Dan pesona serta kejenakaannya menginspirasiku juga. Esther adalah penulis yang menakjubkan dan buku ini akan menggambarkannya secara apik – John Green
Ini bukan tentang penyakit kanker dramatis, seperti buku “berdasarkan kisah nyata” pada umumnya. Kisah ini menganai aku, Esther Earl, yang mengidap penyakit yang cukup menakutkan bernama Kanker Tiroid. Namun, bukankah lebih dari itu, kisah ini adalah tentang pengalaman yang mengubah hidup seorang gadis.
***
Dalam buku This Star Won’t Go Out ini, pembaca akan disuguhi kisah hidup seorang Esther Grace Earl. Diizinkan “mengintip” buku hariannya. Sesuatu yang sangat personal.
Namun ini tidak berarti kita telah melewati batas privasi. Sebab Esther memang seterbuka itu. Ia menceritakan banyak hal dalam hidupnya di berbagai blog yang dibuatnya. Dalam vidoe yang diunggahnya. Jauh dalam dirinya Esther berharap apa yang ia bagi bisa sampai ke banyak orang. Sebab Esther selalu ingin bisa membuat perubahan, melakukan kebaikan yang memberi dampak pada hidup banyak orang.
Esther adalah gadis muda dengan semangat dan keceriaan. Ia berbeda. Ia membawa bom waktu dalam dirinya. Kanker Tiroid. Namun bukan itu yang membuatnya berbeda. Ia istimewa karena cara ia menghadapinya.
Baca selengkapnya »
No comments:
Post a Comment