Sunday, 24 January 2016

[Curhat Atria] Atria dan Dunia Buku




Seberapa sering kamu ditemani buku, Readers? Apakah cukup sering hingga orang-orang kerap menanyaimu dengan pertanyaan; “Sejak kapan suka baca buku?”; “Buku kamu sudah berapa banyak?”; “Berapa banyak buku yang kamu baca dalam sebulan?”; hingga “Berapa banyak uang yang kamu habiskan untuk membeli buku?"

Jika ya, maka kita senasib. Kali ini aku ingin menjawab beberapa pertanyaan tersebut. Tulisan ini mungkin akan aku share setiap kali ada yang menanyakan hal-hal di atas padaku. Lebih praktis. 

“Sejak kapan kamu suka baca buku, Atria?”: Kekaribanku dengan buku terjadi dengan terpaksa. Saat berusia 9 tahun, aku dipaksa bedrestselama sebulan di rumah sakit. Gangguan ginjal, kata dokter. Aku pun dirujuk ke Makassar yang fasilitasnya lebih memadai. Teman-teman sekolah tidak ada yang menjenguk karena saat itu aku bersekolah di Palopo, sekitar 7 jam perjalanan darat dari Makassar. Keluarga besar? Sebagian besar berada di Majene, sekitar 7 jam ke arah barat dari Makassar. Maka jangan salahkan jika aku pun melahap semua bacaan yang ada di sekitarku. Majalah bobo yang baru dibeli, khatam dalam sehari. Tabloid perempuan milik mama pun ikut aku lahap. Sejak itu, dimulailah semua kegilaanku pada buku.

“Bukumu sudah berapa banyak?”: Jika termasuk buku penunjang kuliahku, maka totalnya sekitar 1000 buku. Buku-bukuku punya genre yang beragam baik fiksi maupun non-fiksi; sosial budya hingga parenting. Dari penerbit mana saja? Beragam, termasuk Stiletto Book, yang merupakan satu-satunya penerbit buku perempuan yang aku ketahui.  Koleksi buku StilettoBook-ku pun cukup banyak.

sejumlah koleksi buku dan merchandise Stiletto Book milikku


Baca selengkapnya »

No comments:

Post a Comment